Content feed Comments Feed

SALAM RAMADHAN KAREEM...

Ikhlas dari Munzir Networkman Thursday, August 12, 2010




                               video buat akhawat tahun 2,3 dan 4 yang bakal pulang ke MALAYSIA 

dan akhawat tahun 1 yang dah balik ke malaysia..
balik berbakti buat ibu bapa dan agama..
semoga berjaya menjalani madrasah ramadhan dengan jayanya....
SALAM RAMADHAN KAREEM..

Antara Bidadari Dan Pnghuni Syurga...

Ikhlas dari Munzir Networkman Friday, July 16, 2010

ukhtifillah..

Ikhlas dari Munzir Networkman Monday, June 28, 2010


Ukhtifillah,
Mungkin aku memang tak romantis tapi siapa peduli?
Kerana toh kau tak mengenalku dan memang tak perlu mengenalku.
Bagiku kau bunga, tak mampu aku samakanmu dengan bunga terindah sekalipun.
Bagiku manusia adalah makhluk yang terindah, tersempurna dan tertinggi.
Bagiku dirimu salah satu dari semua itu, kerananya kau tak membutuhkan persamaan.

Ukhtifillah,
Jangan pernah biarkan aku menatapmu penuh, kerana akan membuatku mengingatmu.
Berarti memenuhi kepalaku dengan inginkanmu.
Berimbas pada tersusunnya gambarmu dalam tiap dinding khayalku.
Membuatku inginkanmu sepenuh hati, seluruh jiwa, sesemangat mentari.
Kasihanilah dirimu jika harus hadir dalam khayalku yang masih penuh lumpur.
Kerana sesungguhnya dirimu terlalu suci.

Ukhtifillah,
Berdua menghabiskan waktu denganmu bagaikan mimpi tak berpenghujung.
Ada ingin tapi tak ada henti.
Menyentuhmu merupakan ingin diri, berkelebat selalu, meski hujung penutupmu pun tak berani kusentuh.
Jangan pernah kalah dengan mimpi dan inginku kerana sucimu kaupertaruhkan.
Mungkin kau tak peduli
Tapi kau hanya menjadi wanita biasa di hadapanku bila kau kalah.
Dan tak lebih dari wanita biasa.

Ukhtifillah,
Jangan pernah kautatapku penuh
Bahkan tak perlu kaulirikkan matamu untuk melihatku.
Bukan kerana aku terlalu indah, tapi kerana aku seorang yang masih kotor.
Aku biasa memakai topeng keindahan pada wajah burukku, mengenakan pakaian sutera emas.
Meniru laku para rahib, meski hatiku lebih kotor dari lumpur.
Kau memang suci, tapi masih sangat mungkin kau termanipulasi.
Kerana kau toh hanya manusia – hanya wanita.

Ukhtifillah,
Beri sepenuh diri pada dia sang lelaki suci yang dengan sepenuh hati membawamu kehadapan Tuhanmu.
Untuknya dirimu ada, itu kata otakku, terukir dalam kitab suci, tak perlu dipikir lagi.
Tunggu sang lelaki itu menjemputmu, dalam rangkaian khitbah dan akad yang indah.
Atau kejar sang lelaki suci itu, kerana itu adalah hakmu, seperti dicontohkan ibunda Khadijah.
Jangan ada ragu, jangan ada malu, semua terukir dalam kitab suci.

Ukhtifillah,
Bariskan harapanmu pada istikharah sepenuh hati ikhlas.
Relakan Allah pilihkan lelaki suci untukmu, mungkin sekarang atau nanti, bahkan mungkin tak ada sampai kau mati.
Mungkin itu bererti dirimu terlalu suci utuk semua lelaki di fana saat ini.
Mungkin lelaki suci itu menanti di istana kekalmu, yang kaubangun dengan segala kekhusyukan tangis doamu.

Ukhtifillah,
Pilihan Allah tak selalu seindah inginmu, tapi itu pilihan-Nya.
Tak ada yang lebih baik dari pilihan Allah.
Mungkin kebaikan itu bukan pada lelaki yang terpilih itu, melainkan pada jalan yang kaupilih, seperti kisah seorang wanita sudi di masa lalu yang meminta ke-Islam-an sebagai mahar pernikahannya.
Atau mungkin kebaikan itu terletak pada keikhlasanmu menerima keputusan Sang Kekasih Tertinggi.
Kekasih tempat kita memberi semua cinta dan menerima cinta dalam setiap denyut nadi kita.






sabar.

Ikhlas dari Munzir Networkman Saturday, June 19, 2010

Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya.

"Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secantik dan secerah wanita itu,tidak lain karena wanita itu pasti disebabkan tidak pernah risau dan bersedih hati."

Tiba-tiba wanita itu mendengar ucapan Abul Hassan lalu ia bertanya, "Apa katamu hai saudaraku ? Demi Allah aku tetap terbelenggu oleh perasaan dukacita dan luka hati karena risau, dan orang pun menyekutui aku dalam hal ini."

Abu Hassan bertanya, " hal apakah yang merisaukanmu ?"

Wanita itu menjawab, "Pada suatu hari ketika suamiku sedang menyembelih kambing korban, dan pada saat itu dua orang anakku yang sudah bisa bermain dan yang satu masih menyusu, dan ketika aku bangun untuk membuat makanan, tiba-tiba anakku yang agak besar berkata pada adiknya, "Hai adikku, maukah aku tunjukkan padamu bagaimana ayah menyembelih kambing ?"

Jawab adiknya, "Baiklah kalau begitu ?"

Lalu disuruh adiknya berbaring dan disembelihnya leher adiknya itu. Kemudian dia merasa ketakutan setelah melihat darah mengalir keluar dan lari ke bukit yang mana di sana ia dimakan oleh serigala, lalu ayahnya pergi mencari anaknya itu hingga mati kehausan dan ketika aku letakkan bayiku untuk keluar mencari suamiku, tiba-tiba bayiku merangkak menuju ke periuk yang berisi air panas, ditariknya periuk tersebut dan tumpahlah air panas terkena ke badannya habis melepuh kulit badannya. Berita ini terdengar kepada anakku yang telah kawin dan tinggal di daerah lain, maka ia jatuh pingsan hingga sampai menuju ajalnya. Dan kini aku tinggal sebatang kara di antara mereka semua."

Lalu Abul Hassan bertanya, "Bagaimanakah kesabaranmu menghadapi semua musibah yang sangat hebat itu ?"

Wanita itu menjawab, "Tiada seorang pun yang dapat membedakan antara sabar dengan mengeluh melainkan ia menemukan di antara keduanya ada jalan yang berbeda. Adapun sabar dengan memperbaiki yang lahir, maka hal itu baik dan terpuji akibatnya. Dan adapun mengeluh, maka orangnya tidak mendapat ganti yakni sia-sia belaka."

Demikianlah cerita di atas, satu cerita yang dapat dijadikan tauladan di mana kesabaran sangat digalakkan oleh islam dan harus dimiliki oleh setiap orang yang mengaku beriman kepada Allah dalam setiap terkena musibah dan cobaan dari Allah. Karena itu Rasulullah s.a.w bersabda dalam firman Allah dalam sebuah hadith Qudsi,: " Tidak ada balasan bagi hamba-Ku yang Mukmin, jika Aku ambil kekasihnya dari ahli dunia kemudian ia sabar, melainkan syurga baginya."

Begitu juga mengeluh. Perbuatan ini sangat dikutuk oleh agama dan hukumnya haram. Karena itu Rasulullah s.a.w bersabda,: " Tiga macam dari tanda kekafiran terhadap Allah, merobek baju, mengeluh dan menghina nasab orang."

Dan sabdanya pula, " Mengeluh itu termasuk kebiasaan Jahiliyyah, dan orang yang mengeluh, jika ia mati sebelum taubat, maka Allah akan memotongnya utk pakaian dari uap api neraka." (Riwayat oleh Imam Majah)

Semoga kita dijadikan sebagai hamba Tuhan yang sabar dalam menghadapi segala musibah.

Tujuh Kalimah

Ikhlas dari Munzir Networkman Sunday, June 13, 2010

Sabda Rasulullah S.A.W

" Barang siapa hafal tujuh kalimat, iaterpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat sertadiampuni dosa-dosanya walau sebanyak busa/buihlaut "




1. Mengucap Bismillah pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.

2. Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.


3. Mengucap Astagfirullah jika lidah tersilap perkataan yang tidak patut


4. Mengucap Insya Allah jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok.


5. Mengucap La haula wala kuwwata illabillah jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.


6. Mengucap inna lillahi wa inna ilaihi rajiun jika menghadapi dan menerima musibah.


7. Mengucap La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah sepanjang siang malam sehingga tak terpisah dari lidahnya



dari tafsir hanafi

wanita ibarat biskut

Ikhlas dari Munzir Networkman Saturday, June 12, 2010

cuba kita bandingkan biskut dengan kuih


mungkin dah termaktub
dlm pemikiran biskut itu seperti ini








manakala kuih pulak seperti ini..










namun ini hanya sekadar nama
atas dasar sudak tetulis dalam pemikiran kita sejak kecil lagi....

cuba kita banding beza kan
kuih dan biskut ini hanya di bezakan atas dasar nama, jenama, kualiti kulit,
kecantikan, keluaran syarikat terkenal atau x...
semua nya atas dasar nama...
kita hanya melihat atas pandangan mata..
belum tahu tah2 kuih tersebut sudah masuk angin atau masih dalam keadaan elok...

apa yg nak di bandingkan...
kedua-duanya sama-sama rapuh..
mudah masuk angin angin jika tidak di jaga dengan rapi serta elok
jika kuih-kuih yang terdapat dipasaran..
di letak dalam bekas yg elok..
tertutup...
xda sedikit cacat cela pada pembalutnya
UNTUK APA????
agar kuih itu tidak masuk angin,
agar kuih tersebut tidak cepat rosak
agar pemilik kuih itu dapat merasa kuih tersebut, tidak tertipu

cuba pembaca bayangkan jika kuih tersebut kita biarkan di atas meja
tanpa desimpan di tempatnya...
sudah pasti kuih tersebut akan masuk angin....
adakah pemilik kuih itu akan merasa kuih itu
sudah pasti akan di buangnya kuih tersebut...

begitu juga dengan kita wahai para wanita di luar sana...
kita ini begitu rapuh...
andai kata kita alpa sedikit...
mulalah rosak....
andai kita terbuka sedikit...
kita bagaikan kuih-kuih yang terletak di atas meja tadi...
begitu mudah untuk rosak...
cuba kita lihat bukan sahaja kuih tersebut yang di baluti pembalutnya...
begitu juga dengan buah-buahan...
sebelum buah itu masak, telah dibalut dengan akhbar2 lama...
agar tidak disengat penyengat yang akan merosakan isi buah tersebut
supaya isi dalamnya enak sedap di makan...

namun kita wahai wanita....
sedarkah kita...
diri kita jua seperti kuih-kuih tersebut..
diri kita bagaikan buah-buahan di pohon...
diri kita ini perlu dijaga...
agar tidak terbuka...
tidak mudah masuk angin...
tidak mudah di sengat penyengat ...

wahai wanita di luar sana...
inginkah kita menjadi seperti
kuih-kuih tersebut
biskut-biskut tersebut
buah-buahan tersebut


INGINKAH ANDA...

sudah pasti tidak ingin...
tidak ingin masuk angin
tidak ingin di sengat ...
namun
apakan daya...
diri kita ini begitu lemah
mudah untuk rosak
namun andai kata ia
dijaga dengan ELOK
di baluti dengan seindah mungkin..
mungkin kita akan terselamat...

Jika kita dibaluti seindah mungkin
biarlah diri ini dibaluti dengan seindah penglihatan nur islam..
bukanya dibaluti seindah penglihatan manusia...


wahai sahabatku sekalian...
jika kita lihat kuih dan biskut..
hanya dengan jenama, kecantikan serta syarikat keluarannya sahaja
dibanding beza
dijadikan pilihan...

namun duhai wanita sekalian...

jenama kita
kecantikan kita
nama kita

bukanlah satu yang perlu di agung-agungkan..
bukanlah satu yang perlu di letak di rak2 kuih untuk di jadikan pilihan...

semua itu hanya dimata manusia sahaja...

namun apa yg penting wahai wanita sekalian...
adalah dalaman kita...
mungkin kekadang kita
alpha
lupa
leka
lalai

namun ingatlah
jika saat ini kita lalai, jadikanlah saat esok kelalaian itu sebagai satu kelemahan yang akan kita jadikan sebagai sempadan..
jika jam ini kita lupa.. jadikan jam esok sebagai pengajaran disaat terlunya kita
jika waktu ini kita leka... jadikan waktu esok sebagai satu pengajaran agar ia tidak akab berulang lagi
jika hari ini kita lalai...jadikan hari esok sebagai satu yang baru, satu keinsafan agar ia tidak akan berulang lagi....

hawa......

Ikhlas dari Munzir Networkman Thursday, June 10, 2010

Hawa...

Andai engkau masih muda belia remaja, jadilah anak yang solehah buat kedua ibu bapamu. andai engkau sudah bersuami jadilah isteri yang meringankan beban suamimu. andai engkau seorang ibu, didiklah anakmu sehingga dia tidak gentar memperjuangkan ad-din Allah.

Hawa...

Andai engkau belum berkahwin jangan engkau risau jodohmu. ingatlah hawa janji Tuhan kita, wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. jangan dimulakan sebuah pertemuan dengan lelaki yang bukan muhrim kerana aku khuatir dari mata jatuh ke hati, lahirnya senyuman maka tercetusnya salam dan sekaligus disusuli dengan pertemuan. akhirnya lahirlah nafsu kejahatan yang menguasai diri.

Hawa…

Lelaki yang baik tidak melihat paras rupa. lelaki yang soleh tidak memilih wanita melalui keseksiannnya. lelaki yang warak tidak menilai wanita melalui keayuannya, kemanjaannya, serta kemampuannya mengoncang iman lelaki. tetapi lelaki yang baik akan menilai wanita melalui akhlaknya, peribadinya dan yang penting pegangan agamanya.

lelaki yang baik juga tidak menginginkan pertemuan dengan wanita yang bukan muhrimnya kerana dia takut memberi kesempatan kepada syaitan untuk menggodanya. lelaki yang warak juga tidak mahu bermain cinta kerana dia tahu apa matlamat dalam sebuah pertemuan lelaki dan wanita yakni sebuah perkahwinan.

Oleh itu hawa...

Jagalah pandanganmu, awasilah auratmu, peliharalah akhlakmu, kuatkan pendirianmu. andai ditakdirkan tiada cinta daripada adam untukmu, cukuplah hanya cinta Allah memenuhi dan menyinari kekosongan jiwamu. biarlah hanya cinta daripada kedua ibu bapamu yang memberi hangatan kebahagiaan buat dirimu. cukuplah sekadar cinta adik-beradik serta keluarga yang membahagiakan dirimu.

Hawa... 

Cintailah Allah di kala susah dan senang kerana engkau akan memperolehi cinta daripada insan yang juga menyintai Allah. cintailah kedua ibu bapamu kerana engkau akan perolehi keredhaan Allah. cintailah keluargamu kerana engkau tidak akan jumpa cinta yang bahagia selain dari cinta keluarga. janganlah sesekali tangan yang mengoncang dunia juga yang mengoncang iman lelaki.

ubahlah kebencian musuh-musuhmu kepada kasih sayang

Ikhlas dari Munzir Networkman Friday, June 4, 2010

Pada suatu hari Ali Bin Abi Thalib berjalan bersama dengan para sahabat. Ditengah jalan mereka bertemu dengan orang-orang kafir Quraisy. Orang-orang kafir Quraisy melampari batu, salah satunya mengenai kepala Ali sampai berdarah. Ali Bin Abi Thalib berhenti dan berdoa. 

'Ya Allah, ubahlah kebencian musuh-musuhku menjadi kasih sayang..'
 

Para sahabat bertanya, 'Mereka melempari batu kenapa tidak dibalas dengan melempari batu juga? Kok malah mendoakan yang baik?' Ali Bin Abi Thalib menjawab, 'Itulah bedanya kita dengan mereka. Mereka kirimkan keburukan kepada kita. Kita mengirimkan kebaikan kepada mereka.'
 

Diantara perbuatan baik yang sangat tinggi nilainya adalah membalas kebencian orang lain kepada kita dengan kasih sayang. Untuk melakukannya tidaklah sulit, tidak membalas kebencian dengan mendoakan sebagaimana yang dilakukan Ali Bin Abi Thalib merupakan upaya tidak jadinya kebencian dibalas kebencian secara terus menerus kemudian berkembang secara meluas.
 

Seorang mukmin sejati dikenang bukan karena menebarkan kebencian namun dikenang karena menebarkan rasa aman dan nyaman. Bahkan mampu mengubah kebencian dihati musuh-musuhnya dengan kasih sayang sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad kepada kita
.

Related Posts with Thumbnails

ramadhan kareem@PCI

link web

Arkib

TiNgGaLkAn JeJaK..

insan beriman akan...

insan beriman akan...

Sahabat Munzir